OCEAN'S 8 (2018)


17 Tahun yang lalu, Danny Ocean yang diperankan George Clooney memulai trilogi clan Ocean yang mahir dalam hal perampokan terencana. Kejeniusan Ocean dan sobat karibnya Rusty Ryan yang diperankan Brad Pitt dalam menyusun strategi menjadi keasyikan tersendiri dan menjadi hal yang menyenangkan saat mereka mengeksekusi plan mereka. Setidaknya itu yang berhasil memukau diri saya sendiri di umur 9 tahun kala itu. Dan saat ini clan ocean kembali melanjutkan aksinya namun kali ini bukan Danny, but..please welcome Debbie Ocean..his sister. Jika sang kakak ditemani sang sahabat Rusty, sang adik juga ditemani sang sahabat karib,Lou. Jika sang kakak berhasil menghasilkan trilogy heist menegangkan, apakah sang adik juga mampu?


Well, keputusan Warner Bros yang ikut latah membuat spin off dengan gender berbeda (sebelumnya sudah dimulai Sony dengan Ghostbuster) termasuk lumayan berani, mengingat spin off dari film yang dijamannya mendapatkan sambutan hangat, sang rumah produksi tentu ingin mengulang kembali.  Lebih maju, lebih modern, dan lebih kekinian, namun datar dan justru sangat cepat dan terburu-buru. Tidak ada perubahan signifikan dan anggota tim juga mempunyai keahlian dan sifat yang sama persis dengan pendahulunya dan hanya berbeda gender. Jalan cerita yang berlangsung cepat membuat film ini terasa setengah hati dan serba tanggung. Sedari awal juga fondasi karakter Debbie Ocean dibuat terlalu tiba-tiba dan perekrutan para anggota juga terlampau buru-buru. Saya hanya sebatas tahu bahwa Lou seorang pebisnis miras oplosan, Amita si pakar perhiasan, Constance si pencopet, dan seterusnya. Hambar dan tanpa ada fondasi walaupun sedikit bagi karakterisasinya. Yang menarik justru saat tim ini menyusun rencana pencurian yang dikemas cukup menarik dengan adegan-adegan yang membuat kepala geleng-geleng karena disusun dengan terstruktur dan mantap. Namun masalah kembali hadir di eksekusinya, strategi yang dipaparkan sedemikian niat hanya dieksekusi dengan klimaks yang tanggung, saya bahkan bingung sendiri karena tiba-tiba misi sudah berhasil tanpa ada ketegangan mengingat strategi yang mereka susun sangat rumit.



Penyelamat film ini ada di susunan pemerannya yang memberikan performa terbaik mereka. Sandra Bullock (Infamous, Crash) memerankan Debbie dengan sangat baik dan kocak, berdampingan dengan (ooh,my favorite senior actress..) Lou yang dimainkan dengan liar oleh Cate Blanchett (Lord Of The Rings, Thor:Ragnarok) mampu memberikan performa criminal buddy yang apik. Masih kurang? sebut saja Helena Bonham Carter (Harry Potter, Sweeney Todd), Sarah Paulson (12 Years a Slave, American Horror Story), hingga aktris favorit saya,Anne Hathaway (Princess Diary, Les Miserables) yang tampil cantik dan sensual dan membuat saya kebanyakan melongo kagum 😁. Para artis senior berkumpul dalam satu frame dan tampil apik dan masing-masing memberikan chemistry sempurna bahkan dengan para aktris pendukung lain terutama Rihanna yang sebenarnya sangat biasa sekali performanya.

Para aktris senior tersebut mampu memberikan performa terbaik mereka dan cukup membantu menambal lubang besar dari naskah sekaligus penyutradaan Gary Ross (Lassie, The Hunger Games)
Gary terlampau malas mengembangkan cerita sehingga segalanya ditumpuk menjadi satu dan dikebut maksimal, membuat alur cerita datar dan kurang greget. Mungkin karena sadar alur cerita mulai berantakan, Gary coba menyelipkan twist di akhir cerita yang sayangnya tidak membantu sama sekali dan terkesan hanya terburu-buru sebagai tambalan dengan harapan penonton bisa terkejut dengan twist yang dihadirkan, namun hasilnya nihil karena mulai pertengahan film saya sendiri sudah bisa menebak kemana arah film ini dan twist yang disajikan tidak berhasil. Suasana megah Met Gala pun hanya dihadirkan sekenanya walaupun harus diakui sempat membuat mata kagum dengan sajian visual dari gala fashion paling bonafit di dunia ini.

Overall, Ocean's 8 sebenarnya masih menarik untuk ditonton dan lumayan menghibur, setidaknya elemen heist movie masih bisa dirasakan walaupun sangat mudah menguap ketika keluar dari studio. Sepertinya sang adik masih harus belajar banyak dari trilogy sang kakak, namun saya masih menaruh harapan di sekuelnya nanti yang memang sudah disiapkan. Not bad..

A

 Point 3.5 from 5


Comments