Seiring dengan perkembangan jaman, perfilman indonesia juga semakin menaikkan standardnya.
semakin banyak film-film berkualitas yang dihadirkan oleh para sineas-sineas generasi baru. Namun ada 1 yang terlupakan, yaitu film untuk anak-anak. Film-film dengan genre action dan drama beredar luas dengan budget fantastis dan cerita memukau namun hanya sebagian kecil yang mengangkat tema anak-anak. Praktis hanya Naura & Genk Juara yang rilis tahun lalu yang mampu membuat saya tersenyum senang. Di tahun ini Riri Riza (Petualangan Sherina, 3 Hari untuk Selamanya) seolah mendengar kegelisahan hati para orang tua dan orang-orang dewasa yang merindukan film-film anak seperti dijaman mereka, dan please welcome..Kulari Ke Pantai. Film dengan tema anak-anak dan keluarga yang berhasil menjawab kerinduan para orang tua.
Ringan,menyenangkan, kocak, dan indah.. kalimat yang tepat untuk menggambarkan film ini. Ringan karena alur cerita yang sangat mudah dimengerti dan sangat sederhana. Terkadang suatu film dituntut harus memberikan alur cerita yang bagus namun harus kaya konflik, tapi untuk anak dan keluarga tidak bisa mengedepankan hal seperti itu, justru dalam kesederhanaan suatu film juga bisa dinikmati. Konflik hanya seputar 2 orang anak yang dibesarkan dengan gaya hidup yang berbeda dan mulai saling mengerti dan bersahabat setelah melalui perjalanan liburan yang menyenangkan. Sangat sederhana bukan? tapi kesederhanaan itu dikemas dengan sangat apik dan bermakna berkat naskah solid Mira Lesmana, Gina S. Noer dan Riri Riza. Film ini dengan tegas menyindir kebiasaan anak-anak masa kini. Kebiasaan para orang tua yang memperkenalkan gadget untuk anak-anaknya sejak kecil, dandanan dan tingkah laku anak yang terlalu dewasa, bahkan juga menyindir penggunaan bahasa inggris berlebihan oleh anak-anak sekarang dan semakin jarang menggunakan bahasa indonesia atau bahasa tradisional mereka sendiri, familiar bukan?
Hal-hal itulah yang membuat saya begitu menyukai film ini. Oh, dan jangan lupa dengan keindahan Indonesia yang dimunculkan dengan sangat apik dan memanjakan mata difilm ini, dan kembali menyadarkan kita bahwa dibanding berlibur ke luar negeri, ada tempat-tempat lebih indah di negeri kita sendiri. Belum cukup? film ini juga dilengkapi dengan humor kocak yang sederhana tapi mengocok perut sehingga satu studio dibuat terbahak-bahak. Hal-hal itulah yang membuat film ini sangat indah, walaupun sebenarnya ada hal yang mengganggu yang berkaitan dengan iklan dari para sponsor yang mungkin penempatannya terlalu menonjol sehingga terkadang membuat saya agak mengerutkan dahi.
Film ini sekaligus jadi penampilan perdana di layar lebar untuk Maisha Kanna dan Lil’li Latisha setelah sebelumnya mereka tampil di teater musikal Petualangan Sherina. Akting yang polos namun tidak amatir membuat 2 aktris cilik ini berhasil membuat karakter mereka mudah dicintai, Maisha Kanna sebagai Sam yang tomboy dan santai serta Lil’li Latisha sebagai Happy yang girly dan kekinian. Pengalaman perdana tidak membuat mereka kaku di kamera tapi sebaliknya mampu menghadirkan 2 sisi kehidupan masa kecil yang bertolak belakang, Sam mewakili kehidupan anak-anak jadul yang bebas bertualang serta ingin tahu dan Happy yang mewakili anak-anak masa kini dengan segala fasilitas yang membuat mereka mager, suatu hal yang langka ditemukan dalam film anak-anak lain. Marsha Timothy juga memberikan performa terbaiknya dan semakin lama dia terlihat semakin cocok memerankan wanita timur setelah sebelumnya juga berperan sempurna di film Marlina. Para aktor dan aktris lain juga tidak hanya tampil sebagai pemanis walau mereka hanya tampil sebentar, sebut saja Lukman Sardi, Ibnu Jamil,Edward Suhadi sampai Karina Suwandi. Oh,dan hiburan paling kocak berasal dari Dodit Mulyanto dan Suku Dani, yess..mereka menjadi biang kerok komedi di film ini yang tertata rapi berkat kejeniusan Arie Kriting sebagai konsultan komedi.
Dan jangan lupakan sinematografi hasil tangan dingin Riri Riza yang sangat memanjakan mata. Sebenarnya film Indonesia yang menyoroti keindahan negeri ini sudah sangat banyak namun untuk kali ini Riri mampu menghasilkan keindahan Indonesia dengan jujur dan menakjubkan. Penonton akan dibuat takjub dengan pemandangan-pemandangan indah di film ini yang terpapar sempurna. Untuk theme song dipercayakan kepada group RAN yang dengan sangat apik memberikan lagu-lagu yang sing-a-long dan ceria. Membuat saya sendiri seperti ikut liburan dan menikmati setiap scene di film ini dengan senyum ceria.
Overall, Kulari Ke Pantai menjadi film keluarga yang sangat memuaskan saya yang begitu merindukan film-film keluarga berkualitas seperti jaman saya kecil dulu. Satu paket lengkap berisi keceriaan, keindahan, persahabatan, dan gelak tawa berhasil dihidangakn Riri Riza dengan sangat baik. Saya keluar studio dengan theme song dari RAN yang terngiang-ngiang di kepala, Bila esok menjelang, Bahagiapun kan datang.....
Point 4.5 from 5





Comments
Post a Comment