SKYSCRAPER (2018)


Terkadang film action disajikan dengan bobot cerita yang mumpuni dan dibarengi dengan efek ledakan dan aksi yang bombastis, namun kadang para penonton bisa puas yang penting dijejali dengan ledakan di setiap aksi tanpa perlu diberi pondasi cerita yang solid. Dan ditengah tuntutan untuk film-film aksi penuh ledakan, hadirlah Dwayne Johnson, mantan pegulat yang akhir-akhir ini semakin bersinar dan semakin sering muncul di layar lebar. Untuk kesekian kalinya si pria kekar

dengan julukan "The Rock" ini dipercaya untuk menjalankan aksi heroiknya bukan lagi di jalanan atau di hutan, tapi kali ini di atas gedung bertingkat.



Premis filmnya sangat sederhana, letakkan Dwayne Johnson di sebuah gedung masa depan yang futuristik dengan tinggi yang fantastis, tambahkan teroris di pertengahan cerita, buat gedung terbakar, dan selipkan keluarga yang terjebak di dalam gedung sebagai motivasi, maka jadilah film action seru yang menegangkan dan anehnya saya bisa menikmati hal itu. Sebenarnya tidak ada hal istimewa dari alur cerita film ini, bahkan cenderung tipis dan dangkal. But, who cares? this is Dwayne Johnson movie..kedangkalan ceritanya ditutupi dengan sedikit rapi oleh kekuatan aksinya. Apa kekuatan film ini? jelas di aksinya. Di awal film kita akan sejenak dibuat takjub dengan fasilitas futuristik yang dimiliki The Pearl, gedung pencakar langit yang menjadi TKP utama film ini, dan tanpa istirahat film ini langsung masuk ke inti ceritanya yang dipenuhi ledakan dan aksi sang Dwayne mempertaruhkan nyawa di gedung setinggi 3.500 kaki. Melompat dari crane untuk masuk ke gedung, dan memanjat gedung ala Mission Immpossible dengan hanya menggunakan selotip (yess..dengan selotip) sanggup membuat saya merinding, ditambah dengan visual kamera yang menyorot ketinggian gedung yang sanggup membuat para fobia ketinggian memejamkan mata. Lantas apa kelemahan film ini? sudah pasti di alur ceritanya. Bergerak cepat namun miskin karakterisasi. Dalam sekejap film ini langsung masuk ke inti cerita sehingga meninggalkan banyak pertanyaan untuk masing-masing karakternya. Dan lucunya, tujuan para teroris menghancurkan gedung baru diselipkan (mohon dipahami..diselipkan) di akhir film, dengan penjelasan sederhana dan alasan yang juga sebenarnya sederhana. 






Bintang di film ini sudah jelas, sang Dwayne Johnson yang termasuk beruntung karena mampu bersinar setelah keluar dari reality show gulat yang membesarkan dirinya. Kekuatan daya tahan tubuhnya yang sebenarnya digambarkan terlalu berlebihan mampu menjadi hiburan tersendiri di film ini. Pencuri spotlight selanjutnya adalah sang istri yang diperankan Neve Campbell (Blind Horizon, Scream) yang mampu tampil sebagai istri yang tangguh dan badass. Selebihnya hanya para aktor tempelan yang sebenarnya tidak terlalu berguna. Bahkan sang teroris yang diperankan Roland Moller (Land of Mine, Atomic Blonde) tidak sepenuhnya tampil kejam selayaknya peran teroris, sangat disayangkan mengingat dia menjadi satu-satunya villain. Tiga aktor hongkong  juga gagal tampil prima walaupun sebenarnya mereka punya potensi besar. 


Untuk kali ini Dwayne kembali bekerjasama dengan 
Rawson Marshall Thurber (Easy A, Central Intelligence). Rawson tahu betul bagaimana mengumbar aksi yang penuh dengan ledakan dan aksi namun masih harus belajar lagi dalam hal penceritaan sehingga film ini masih terasa kosong akibat begitu dangkalnya naskah yang dibuat. Cinematography Robert Elswit yang sudah berpengalaman menggarap film aksi untungnya mampu memberikan sensasi tegang melalui pergerakan kameranya. Design The Pearl juga dibuat mengagumkan dengan detail tiap fasilitasnya dan bukan tidak mungkin di masa depan bentuk gedung seperti ini bisa terwujud.


Overall, Skyscraper mungkin tidak punya cerita yang solid tapi setidaknya gelaran aksinya sangat menghibur. Silahkan datang dan nikmati tanpa ekspektasi tinggi karena film ini murni akan menghibur dengan aksi-aksi menegangkan tanpa membuat kalian berpikir. Setidaknya film ini sanggup menghibur setelah dikecewakan oleh aksi superhero semut minggu lalu yang sayangnya lebih datar dari film ini. So, just calm and enjoy the action by Dwayne Johnson...



Point 3.8 from 5















Comments

Post a Comment